Kamis, 21 Mei 2015

SEBATAS USAHA

Ingin ku raih segenggam harapan itu
Namun kau mempertahan kan ku
Tuk tetap berdiri disini
Tanpa harapan
Tanpa asa yang kuat

Tegakah dirimu
Membiarkanku seperti ini ?
Ku berusaha kau melarang
Ku coba berlari
Namun kau memegangiku

Entah aku tak tahu apa maksud mu
Namun aku ingin merengkuh segegnggam harapan itu
Untuk kehidupanku kelakj . . . .

Kamis, 26 Maret 2015

BAWAH SADAR KU

Didalam keramaian ku berjalan menatap tajam keepan
Tak banyak orang menoleh pada ku
Semua acuh tak acuh pada ku
Bagai orang yang tak ada gunanya ku hidup

Sembari ku berjalan ku melihat orang yang begitu ingin menghampiriku
Namun banyak orang yang melarangnya
Apa yang sebenarnya terjadi pada diriku
Tak tahu seberapa besarnya kesalahan ku padanya



Sehingga mereka begitu sangat menerkam ku dalam kesendirian
Namun ku tak ingin meneteskan air mataku hanya untuk
Menangisi mereka yang tak tau diri
Yang bisanya hanya menghinaku, menjauhiku, dan mencampakanku

Bagai tertiup angin kencang
Tubuhku terseret kegenangan dunia yang astral
Aku sendiri namun ku nyaman
Tak kan ada lagii orang yang mengejekku, menjauhiku, dan mencampakanku

#Namun ternyata ini hanyalah Mimpi Burukku
Tuhan . . . aku tak ingin ini terjadi
Cukup di alam mimpi ku

Senin, 23 Maret 2015

SHARE AJA

Untuk kalian yang suka fashion bisa link ke Indricomeel.blogspot.com

TERPAKU

Dalam Jajakan waktu ku terdiam
Ku menatap indahnya dunia yang fana' ini
Sebuah ucapan ku ingat saat kau berkata
"Aku Sayang dan Cinta Padamu"
Tapi dimana kau berada saat ini kasih ?
Dahulu duduk berdua berdampingan
Bertemu, bertegur sapa, saling canda tawa
Riang ku rasa bersamamu

Namun tanpa hitungan jam Kau tinggalkan aku
Tanpa sebab Kau tinggalkan aku
Sendiri ku disini hanya ditemani 
Air mata yang bergelimang kepedihan

Ingin lagi ku duduk bersamamu
Seperti dulu
Seperti saat kau nyatakan perasaan mu Pada ku
Ku ingin kembali ke masa itu

Masa yang indah itu
Namun Impossible bagiku
Kemana dirimu, Ku rindu kau yang slalu disampingku
Yang membuatku tersenyum 

Jumat, 20 Maret 2015

SEPANJANG PERJALANAN KU


Mata yang indah tertatap tajam kedepan
Mata yang indah terus menatap pada sebuah tempat
Tempat yang membuat penasaran
Hati bimbang dan gelisah tuk menuju tempat itu

Cahaya cahaya kecil berderet menata
Kulewati perjalanan penuh lilin lilin mungil yang terpasang indah disepanjang jalanku
Terasa hangat tubuh ini saat ku lewati sekitar lilin lilin mungil itu
Terasa ada kehidupan dalam mereka

Semakin jelas ku lihat semakin penasaran diriku
Pada sosok bayang bayang yang membuat hati ini terus berdebar
Ku tak kuat menahan detuk jangtung ini
Yang semakin kencang dan sakit

Namun saat ku didekatnya
Hati ini berdegup tambah kencang
Tubuh ini begitu dingin dan sangatlah penasaran diri ini
Siapakah sosok ini?

Saat dia balikan badan pada ku
Mata nya yang tajam menatap ku tajam jua
Tak ku sangka siapa yang ku hampiri
Ialah sosok pangeran dalam mimpiku

Sosok yang ku tunggu
Kaulah malaikat tercinta ku yang tlah lama tertancap dihati ini

Kamis, 26 Februari 2015

Kamu Ya Kamu

Saat kedua mata ini memandang
Terbelalaknya mata ini melihatmu
Melihat bidadara jatuh dari surga
Senyuman manis mu membuatku melayang

Ucapan mu seraya tak dapat ku lupakan
Tutur manis mu membuat ku mabuk kepayang
Tak tahu perasaan apa yang aku alami saat ini
Yang ku tahu hanya ku tak ingin jauh dari mu

Mata mu begitu bening sebening air sungai di surga yang mengalir
Bibirmu begitu indah ketika berbicara
Wajahmu yang sulit ku lupakan
Aroma tubuh mu yang membuat ku tak ingin jauh dari mu

Disini aku berdiri tanpa gerakan
Memandang mu yang asyik dengan kesibukan mu
begitu ingin aku selalu didekat mu
Tak ingin jauh dan selalu didekapan mu
Aku pun tak dapat berbicara apapun
Hanya ingin ku ucap yaitu
"Kaulah Calon Imam Ku bersama Anak-anak Ku Kelak"

Rabu, 25 Februari 2015

Teriakan Itu

Sunyi senyap dalam sebuah ruangan
Tanpa sedikitpun penerangan cahaya
Tak ada pun secuil celah ku temukan
Dalam kegelapan itulah ku resah

Kemana harus ku pergi
Bagaimana cara ku keluar dari kegelapan ini
Kegelapan hidup yang ku jalani
Pahit hidup yang kujalani

Bagai didunia ini tanpa ada penerangan
Sulit ku melihat dunia yang Fana' ini
Dunia yang penuh dengan keindahan
Dan dunia yang penuh dengan tipu daya

Namun dalam kegelapan itu lah
Ku mendengar teriakan teriakan kecil
Memanggil nama ku
Seraya merintih
Begitu terperosoknya diriku akan teriakan itu

Ingin ku raih teriakan yang semakin tak terdengar itu
Ingin ku kejar namun selalu terjatuh
Ingin ku gapai namun tak sampai
Ingin ku liat namun tak bisa

Dan ternyata itulah teriakan kau KAWAN
Teriakan ingin membawaku dari kegelapan hidup
Menuju kehidupan yang nyata
Teriakan orang orang yang menyayangiku


Cuma share adj yang mau tambah ilmu keislamannnya dapat anda kunjungi link dibawah ini:
dorojatunnisa.blogspot.com thank you . . .

Ayah Ku Kasih Sayank Ku

Ayah..
Beribu kata telah kau ucapkan..
Beribu cinta tlah kau berikan ..
Beribu kasih telah kau curahkan..
Hanya untuk anak mu..

Ayah..
Kau ajarkan ku tentang kebaikan..
Kau tunjukan ku tentang arti cinta..
Kau jelaskan ku tentang makna kehidupan..
Dan kau mendidik ku dengan sungguh kasih sayang..

Ayah..
Betapa mulianya hati mu..
Kau korbankan segalanya demi anak mu..
Kau banting tulang hanya untuk anak mu..

Kini ku berjanji untuk semua kerja keras mu..
Ku berjanji untuk semua kasih sayang mu..
Dan ku berjanji untuk ketulusan hati mu..
Bahwa aku akan selalu menjaga mu..
Aku akan selalu menyayangi mu hingga akhir hiup ku..

Terima kasih ayah untuk semua kasih sayang mu..

Kenanagan Masa Kecil

Ketika aku masih kecil
serasa masa yang paling indah
Tak ada pikiran yang kundah
Semuanya serasa indah

Namun hal itu sudah berlalu
Kini Usiaku sudah beranjak
Bukan lagi masa kecil yang kusebut
Namun Masa Remaja menjelang Dewasa

Bagiku Hal ini Perjuangan
Baguku Hal ini kadang kurang menarik
Namun Disinilah penetuan Dari semuanya
Hal yang Seakan - Akan hanya berlalu

Kini Menjadi Satu tantangan
Kesempurnaan Yang selama ini dirasakan
Aku kadang ingin kembali ke masa kecil itu

Masa dimana hanya ada kesenangan
Sedih hanya jika aku merasa tak dihiraukan
Namun saat ini bukan hanya itu
Rasanya semuanya gak seindah masa kecil


Namun jika aku nikmati ini dengan
Doa dan perjuangan
Pasti Tuhan akan selalu membarikan jalan

Aku Yakin Masa kecilku akan kembali
Meskipun Secara Fisik aku Bukan anak kecil Lagi
Sekarang masa itu sedang menuju garis akhir
 sampai ketika aku akan menyelesaikan semuanya

Senin, 16 Februari 2015

LEPASKAN

Hati ku bagai di sangkar burung
Tak dapat lari dari mu
Kau mengurungku
Dan menyiksa ku

Kau tak menemaniku
Kau acuhkan aku
Kesendirian ku ku lalui bersama air mata yang mengalir
Tetesan air mata tak pernah kau usap

Kau biarkan aku menangis merengek kesakitan
Kau biarkan aku tak lepas dari genggaman mu
Aku ingin bebas dari dekapan mu
Tapi raga ini lemah tak berdaya

Lepaskan aku dari sangkar jahat ini
Ku tak ingin berlama lama ada didalam sangkar kesengsaraan
Ku ingin lari jauh dari mu
Ingin ku gapai mimpi, cita", dan kebahagiaan ku

Tanpa kamu
Aku tlah jenuh
Tlah benci dengan ulahmu
Kau bagai harimau yang kelaparan

Memakan ku dengan kata" pedas
Dan teramat pedas
Kau menyiksaku kala ku butuh kehangatan mu
Kau tikam aku saat aku ingin berbicara

Sudahilah kegilaan yang ada ini
Aku tlah muak dengan semua ini
Kau tak punya hati
Dan jiwa mu MATI . . .

Rabu, 11 Februari 2015

INILAH KEHIDUPAN



Ku lalui hidup tanpa beban
Ku jalani kehidupan ini apa adanya
Ku coba bertahan hidup
Melawan pahitnya kehidupan

Rintangan dapat ku kalah kan
Kesengsaraan dapat ku ubah menjadi sebuah kebahagiaan
Kekurangan hidupku ku tambal dengan kelebihan ku
Semua rasa manis ataupun pahit
Tak pernah ku rasakan lagi
Pahitnya kehidupan itu pasti ada
Dan manisnya hidup juga pasti kan ada

Setiap hela nafas yang tlah kita keluarkan
Itulah sebuah rasa syukur kita masih bisa hidup
Tetap bisa melihat keindahan surga duniawi ini


Tapi janganlah lupa kepada Sang Pencipta . .. :)

Selasa, 03 Februari 2015

LAMUNAN


Duduk ku terpangku kesedihan
Ditemani air mata yang mengalir
Bagai air terjun yang sedang bergulat gulat
Cahaya matahari sayup sayup ku lihat

Ku mencari
Ku melangkah pergi
Ku lari mengejar matahari
Ingin ku raih ku bawa tuk menemani kesepian ku

Aku butuh penerangannya
Aku butuh teman tuk menemani hari hari ku
Tuk melalui manis oahitnya hidup
Aku terasa hidup sendiri

Tanpa mereka
Mereka yang selalu menganggap ku tiada
Mereka yang selalu menekan ku
Mereka yang selalu membuat hati, jiwa, dan raga ini tak tenang

Kemana hati mereka
Kemana naluri pikirannya
Entah mereka sengaja entah tidak
Mereka membuat luka dihat yang sulit ku hilangkan dan ku lupakan

Senin, 02 Februari 2015

KETIKA ALLAH MENYAPAKU


hati ini sangat berbunga indah
krtika KAU sapa aku dengan kasih-MU
ku panjatkan syukur hanya kepadaMU ya Robb
 karena aku masih dapat merasakan nikmatnya teguran cintaMU

ketika Allah menyapaku
aku dapat merasakan kesyahduan
dalam setiap hembus nafas dan detak jantung ku
aku juga dapat merasakan nikmatnya hidup
karena telah KAU tegur aku dengan cintaMU

Jumat, 30 Januari 2015

SEBELUM NYAWA TERLEPAS RAGA

Ketika tahta menguasai jiwa
Ketika mimpi tak beralas hati nurani
Tak peduli apa kata mereka
Bahkan Tuhan pun dianggap tiada

Saat logika berpikir nafas tak berakhir 
Saat jiwa merasa menang tak kan ada lawan
Tak ada rasa takut akan hari kemudian
Karna rasa itu tlah tertutup bisikan syetan

Sadarlah wahai jiwa yang zolim
Kemenangan kau rasa sebenarnya adalah kekalahan

Surga yang kau rasa disunia, sesungguhnya jalan mu dineraka

Segeralah bersujud memohon ampunanNYA
Sebelum nyawa terlepas dari raga

Tidak akan cukup bagimu tertulis berita 
Kematian Fir'aun yang melegenda

Kamis, 29 Januari 2015

SAKIT AKU SAKIT

sejenak aku merenungi
Sehingga  aku menyesal
Mengapa engkau mengingkari
Kau buat aku patah hati

Seandainya aku bisa
Kembalikan waktu
Tapi itu takkan bisa
Jika ku ulang kembali

Sakit aku sakit
Kala ku mengalah
Salah aku salah
Sudah ku mengalah

Betapa aku mencintai
Tetap masih kau sakiti
Aku tak bisa melupakan
Rasa sakit yang aku terima

Rabu, 28 Januari 2015

KEHIDUPAN

Engkau dibisiki bahwa hidup adalah kegelapan
Dan dengsn prnuh ketakutan
Engkau sebarkan apa yang telah dituturkan
Padamu penuh kebimbangan
Kuwartakan padamu bahawa hidup adalah
kegelapan jika tidak diselimuti oleh kehendak
Dan segala kehendak akan buta bila tidak diselimuti 
pengetahuan
Dan segala macam pengetahuan akan kosong bila tidak
diiringi kerja
Dan segala kerja hanyalah kehampaan kecuali disertai
Cinta
Maka bila engkau bekerja dengan cinta
Engkau sesungguhnya tengah menambatkan dirimu
Dengan wujudkan kamu,
wujud manusia lain dan wujud Tuhan

PANDANGAN PERTAMA

Itulah saat yang memisahkan aroma kehidupan dari kesedarannya.
Itulah percikan api pertama yang menyalakan wilayah-wilayah jiwa.
Itulah nada magis pertama yang dipetik dari dawai-dawai perak hati manusia.
Itulah saat sekilas yang menyampaikan pada telinga jiwa tentang risalah hari-
hari yang telah berlalu dan mengungkapkan karya kesadaran yang dilakukan
malam, menjadikan mata jernih melihat kenikmatan di dunia dan menjadikan
misteri-misteri keabadian di dunia ini hadir.

Itulah benih yang ditaburan oleh Ishtar; dewi cinta, dari suatu tempat yang
tinggi.
Mata mereka menaburkan benih di dalam ladang hati, perasaan
memeliharanya, dan jiwa membawanya kepada buah-buahan.
Pandangan pertama kekasih adalah seperti roh yang bergerak di permukaan
air mengalir menuju syurga dan bumi. Pandangan pertama dari sahabat
kehidupan menggemakan kata-kata Tuhan, "Jadilah, maka terjadilah ia"

DI KESENDIRIANKU

Lamunan ku membawa ku lari jauh ke angan
Angan yang membuat ku takjub
Tak pernah ku jumpa tempat seindah ini 
Surgakah ini?
Apa aku sudah mati?
Penuh tanya jawab pada hati ku
Aku merasakan ada yang berbeda dalam semua ini
Tempat yang membuat ku lebih tenang 
Tempat yang membuat ku lebih damai
Sungguh diriku dimana ?
Sendiri tanpa ditemani oleh siapapun
Dimana dimana dimana diriku berada?
Sungguh bahagia diriku dapat ditempat seperti ini sendiri 
Tapi ini adalah gambaran hidupku yang nantinya akan ku jalani semasa hidup ku?
Hidup dengan damai , tenang
Namun tanpa teman .

Kamis, 22 Januari 2015

ATAS NAMA CINTA


Jangan kau kira cinta datang dari keakraban yang lama dan
pendekatan yang tekun
Cinta adalah kesesuaian jiwa
dan jika itu tidak pernah ada
cinta tak akan pernah tercipta
dalam hitungan tahun
Bahkan abad


kata mungkin tak sanggung mewakili kebesaran nama cinta
Namun dengan kata - kata puisi cinta kita melukisakan jiwa dan ekspresi yang terwujud dalam hati dan mata kita. Semoga postingan saya ini bisa menginspirasikan teman - teman semua. Salam Senyum selalu  . . . 

Rabu, 21 Januari 2015

Setidak Nya

Dalam Candaku ku selalu berfikir
Apakah masih akan terasa dan terjadi sampai maut ku menjemput
Mungkin hidup ku tak kan lama lagi
Karena Allah SWT akan kapan saja menjemput ku entah dalam keadaan baik entah hina
Dalam lirikan lirikan mata ku ku melihat mereka tertawa riang bercanda bersama sang keluarga
Begitu rindunya diriku ingin di beri sedikit kasih sayang dari orang tua ku
Malangnya diriku hidup dengan kekurangan ku membuat ku tertekan
Nyanyian nyanyian menyakitkan selalu menyambar hatiku
Terasa perih di hati ingin ku luapkan air mata ku yang tak dapat ku bendung lagi
Namun ku tahu bahwa sesungguhnya air mata tak kan pernah menyelesaikan masalah ini
Apa dengan aku tinggalkan dunia ini
Mereka akan bahagia?
Sekarang ku tenangkan diri,jiwa, dan hati ini dengan shalat dan al - qur'an yang selalu menemani ku dan merasa ada di dunia dan di keluarga ku ini