Jumat, 30 Januari 2015

SEBELUM NYAWA TERLEPAS RAGA

Ketika tahta menguasai jiwa
Ketika mimpi tak beralas hati nurani
Tak peduli apa kata mereka
Bahkan Tuhan pun dianggap tiada

Saat logika berpikir nafas tak berakhir 
Saat jiwa merasa menang tak kan ada lawan
Tak ada rasa takut akan hari kemudian
Karna rasa itu tlah tertutup bisikan syetan

Sadarlah wahai jiwa yang zolim
Kemenangan kau rasa sebenarnya adalah kekalahan

Surga yang kau rasa disunia, sesungguhnya jalan mu dineraka

Segeralah bersujud memohon ampunanNYA
Sebelum nyawa terlepas dari raga

Tidak akan cukup bagimu tertulis berita 
Kematian Fir'aun yang melegenda

Kamis, 29 Januari 2015

SAKIT AKU SAKIT

sejenak aku merenungi
Sehingga  aku menyesal
Mengapa engkau mengingkari
Kau buat aku patah hati

Seandainya aku bisa
Kembalikan waktu
Tapi itu takkan bisa
Jika ku ulang kembali

Sakit aku sakit
Kala ku mengalah
Salah aku salah
Sudah ku mengalah

Betapa aku mencintai
Tetap masih kau sakiti
Aku tak bisa melupakan
Rasa sakit yang aku terima

Rabu, 28 Januari 2015

KEHIDUPAN

Engkau dibisiki bahwa hidup adalah kegelapan
Dan dengsn prnuh ketakutan
Engkau sebarkan apa yang telah dituturkan
Padamu penuh kebimbangan
Kuwartakan padamu bahawa hidup adalah
kegelapan jika tidak diselimuti oleh kehendak
Dan segala kehendak akan buta bila tidak diselimuti 
pengetahuan
Dan segala macam pengetahuan akan kosong bila tidak
diiringi kerja
Dan segala kerja hanyalah kehampaan kecuali disertai
Cinta
Maka bila engkau bekerja dengan cinta
Engkau sesungguhnya tengah menambatkan dirimu
Dengan wujudkan kamu,
wujud manusia lain dan wujud Tuhan

PANDANGAN PERTAMA

Itulah saat yang memisahkan aroma kehidupan dari kesedarannya.
Itulah percikan api pertama yang menyalakan wilayah-wilayah jiwa.
Itulah nada magis pertama yang dipetik dari dawai-dawai perak hati manusia.
Itulah saat sekilas yang menyampaikan pada telinga jiwa tentang risalah hari-
hari yang telah berlalu dan mengungkapkan karya kesadaran yang dilakukan
malam, menjadikan mata jernih melihat kenikmatan di dunia dan menjadikan
misteri-misteri keabadian di dunia ini hadir.

Itulah benih yang ditaburan oleh Ishtar; dewi cinta, dari suatu tempat yang
tinggi.
Mata mereka menaburkan benih di dalam ladang hati, perasaan
memeliharanya, dan jiwa membawanya kepada buah-buahan.
Pandangan pertama kekasih adalah seperti roh yang bergerak di permukaan
air mengalir menuju syurga dan bumi. Pandangan pertama dari sahabat
kehidupan menggemakan kata-kata Tuhan, "Jadilah, maka terjadilah ia"

DI KESENDIRIANKU

Lamunan ku membawa ku lari jauh ke angan
Angan yang membuat ku takjub
Tak pernah ku jumpa tempat seindah ini 
Surgakah ini?
Apa aku sudah mati?
Penuh tanya jawab pada hati ku
Aku merasakan ada yang berbeda dalam semua ini
Tempat yang membuat ku lebih tenang 
Tempat yang membuat ku lebih damai
Sungguh diriku dimana ?
Sendiri tanpa ditemani oleh siapapun
Dimana dimana dimana diriku berada?
Sungguh bahagia diriku dapat ditempat seperti ini sendiri 
Tapi ini adalah gambaran hidupku yang nantinya akan ku jalani semasa hidup ku?
Hidup dengan damai , tenang
Namun tanpa teman .

Kamis, 22 Januari 2015

ATAS NAMA CINTA


Jangan kau kira cinta datang dari keakraban yang lama dan
pendekatan yang tekun
Cinta adalah kesesuaian jiwa
dan jika itu tidak pernah ada
cinta tak akan pernah tercipta
dalam hitungan tahun
Bahkan abad


kata mungkin tak sanggung mewakili kebesaran nama cinta
Namun dengan kata - kata puisi cinta kita melukisakan jiwa dan ekspresi yang terwujud dalam hati dan mata kita. Semoga postingan saya ini bisa menginspirasikan teman - teman semua. Salam Senyum selalu  . . . 

Rabu, 21 Januari 2015

Setidak Nya

Dalam Candaku ku selalu berfikir
Apakah masih akan terasa dan terjadi sampai maut ku menjemput
Mungkin hidup ku tak kan lama lagi
Karena Allah SWT akan kapan saja menjemput ku entah dalam keadaan baik entah hina
Dalam lirikan lirikan mata ku ku melihat mereka tertawa riang bercanda bersama sang keluarga
Begitu rindunya diriku ingin di beri sedikit kasih sayang dari orang tua ku
Malangnya diriku hidup dengan kekurangan ku membuat ku tertekan
Nyanyian nyanyian menyakitkan selalu menyambar hatiku
Terasa perih di hati ingin ku luapkan air mata ku yang tak dapat ku bendung lagi
Namun ku tahu bahwa sesungguhnya air mata tak kan pernah menyelesaikan masalah ini
Apa dengan aku tinggalkan dunia ini
Mereka akan bahagia?
Sekarang ku tenangkan diri,jiwa, dan hati ini dengan shalat dan al - qur'an yang selalu menemani ku dan merasa ada di dunia dan di keluarga ku ini